Chisha-momi dan Chisha Namasu

Informasi dasar
| Nama | Chisha-momi dan Chisha Namasu (Chisha-momi) |
|---|---|
| Prefektur | Prefektur Hiroshima |
| Wilayah | Chugoku |
| Kategori | Selada daun remas dengan cuka-miso dan ikan |
Hidangan apa ini?
Chisha-momi merobek selada daun dengan tangan, meremasnya dengan garam, membilas dan memerasnya, lalu mencampur cuka, miso atau kecap dan ikan. Kitahiroshima memakai makerel asin; Yamaguchi memakai ikan kering atau shirasu.
Sejarah dan latar daerah
Hiroshima mencatatnya sebagai hidangan musim tanam padi, sedangkan Yamaguchi menyebut chisha namasu dengan miso ikan kering. Ikan berubah menurut wilayah dan rumah.
Cara menikmatinya
Campur sesaat sebelum disajikan, sesuaikan saus dengan kadar garam ikan, serta periksa alergen ikan, wijen dan kedelai.
Ketersediaan dapat berbeda menurut produsen, musim, dan wilayah pengiriman.
Sumber dan bacaan lanjutan
Pertanyaan umum
Chisha-momi dan Chisha Namasu berasal dari mana?
Hidangan ini berkaitan erat dengan Prefektur Hiroshima, Jepang, dan menjadi bagian budaya kuliner wilayah Chugoku.
Chisha-momi dan Chisha Namasu termasuk jenis makanan apa?
Situs ini mengelompokkannya sebagai “Selada daun remas dengan cuka-miso dan ikan”. Bahan, tekstur, dan cirinya dijelaskan dalam artikel.
Apakah Chisha-momi dan Chisha Namasu dapat dibeli daring?
Gunakan tautan pencarian Rakuten Japan di halaman ini. Periksa produsen, bahan, penyimpanan, dan pengiriman internasional sebelum memesan.
Pesan dari Jepang
Cari di Rakuten Japan dengan nama asli berbahasa Jepang. Hasil pencarian dan halaman produk mungkin hanya tersedia dalam bahasa Jepang.
Bagian ini memuat tautan afiliasi menuju Rakuten Japan.